<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="626">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Locus of Control, Komitmen Profesi, Tingkat Pendidikan, dan Pengalaman Kerja Terhadap Perilaku Auditor Dalam Situasi Konflik Audit (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Ernst &amp; Young di Jakarta Tahun 2012)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ariesta, Tirza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>STIE Kasih Bangsa</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>114 hlm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di masa kini, setiap perusahaan wajib menyusun laporan keuangan. Oleh karenanya profesi akuntan semakin dibutuhkan. Akan tetapi profesionalisme dan etika menjadi hal yag terpenting. Seorang akuntan adalah pihak yang bertanggung jawab atas laporan keuangan yang disajikan. Untuk itu perlu adanya eksternal auditor untuk memeriksa, apakah laporan keuangan yang dibuat oleh akuntan dalam suatu perusahaan sudah sesuai dengan standar. Implementasi pekerjaan auditor dihadapkan situasi yang sulit, dimana hasil temuan auditor tidak sesuai dengan harapan klien, sehingga menimbulkan konflik. Perlunya mengembangkan sikap locus of control, dimana auditor dapat menolak tekanan klien untuk melakukan tindakan yang tidak etis. Komitmen profesi artinya auditor memiliki komitmen profesional yang tinggi. Tingkat pendidikan formal wajib dimiliki oleh setiap auditor sebelum menjalankan tugasnya dengan baik. Auditor yang banyak pengalaman memiliki tingkat kesalahan pekerjaan lebih sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara empiris baik simultan atau parsial apakah terdapat pengaruh locus of control, komitmen profesi, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit.</note>
 <note type="statement of responsibility">Tirza Ariesta, SE.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi Akuntansi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Locus of control</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Komitmen profesi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Tingkat Pendidikan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Konflik audit</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pengalaman Kerja</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Perilaku Auditor</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIE Kasih Bangsa Library and Academic Resource Center</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SK00053</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STIE Library (KB #66)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>TIRZA_ARIESTA_%2528FILEminimizer%2529.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>626</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-10 15:13:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-17 09:44:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>